BOJONEGORO – Koran-memo.web.id – Peristiwa tragis terjadi di Waduk Tumbrasanom, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro. Seorang bocah laki-laki berusia 12 tahun dilaporkan meninggal dunia akibat tenggelam, Sabtu (10/1/2026) sekitar pukul 14.10 WIB.
Korban diketahui bernama Andra Hanan Bagas Tian (12), anak dari Bapak Aris Parianto, warga RT 09 RW 02 Dusun Krajan, Desa Kedungadem, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, korban tenggelam saat berada di area waduk Tumbrasanom. Warga yang mengetahui kejadian tersebut segera memberikan pertolongan dan melaporkannya kepada pihak berwenang.
Petugas kepolisian bersama tim medis dari Puskesmas Kedungadem yang melakukan pemeriksaan fisik terhadap tubuh korban menyatakan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan. Korban dipastikan meninggal dunia murni akibat tenggelam.
Kapolsek Kedungadem, AKP Mat Suiswanto, membenarkan kejadian tersebut dan menyampaikan imbauan keras kepada para orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya.
“Kami mengimbau kepada seluruh orang tua agar lebih waspada dan mengawasi anak-anaknya, terutama di area waduk atau lokasi berbahaya yang tidak memiliki petugas penjaga keselamatan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Kapolsek menjelaskan bahwa saat musim penghujan, volume air embung dan waduk meningkat dan menjadi jauh lebih dalam, sehingga sangat berbahaya bagi anak-anak.
“Di musim penghujan seperti sekarang ini, air embung penuh dan dalam. Kami minta orang tua melarang anak-anak berenang di embung atau waduk agar tidak terjadi kejadian yang tidak diinginkan,” tambahnya.
Ia juga menegaskan pentingnya pengawasan ketat terhadap aktivitas anak-anak di sekitar perairan.
“Semoga kejadian tragis seperti ini tidak terulang lagi,” tandas AKP Mat Suiswanto.
Peristiwa ini mengundang duka mendalam dari keluarga korban dan warga sekitar, serta menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap keselamatan anak-anak di lingkungan yang berisiko.(B)





